RSS

Global Undergraduate Program (GLOBAL UGRAD) 2012-2013

Hi all!
I’m here in this Sunday hangover to post you with some delicious news from AMINEF… none other for you, scholarship hunters!

I don’t find big difference in requirements and details info with previous program, so I just copy and paste it here. However, if you find something, just a little different, let us know ^^

1…2…3….

yeay, here we go 😀

2012–2013 Global Undergraduate Exchange Program Global UGRAD

Program Description:

The Office of Academic Exchange Programs in the Bureau of Educational and Cultural Affairs of the U. S. Department of State, is pleased to announce a new exchange program for undergraduate students-the 2011 Global Undergraduate Exchange Program (Global UGRAD)

The Global UGRAD Program provides scholarships for one semester or one academic year of U.S. Study in a NON-DEGREE Program. The goals of the program are to provide a diverse group of emerging student leaders, from non-elite and underrepresented groups in Indonesia and East Asia.

All global UGRAD Program participants will be enrolled full-time in undergraduate course work chosen from the institution’s (US) existing curriculum to allow students ample opportunity for ongoing interaction with U.S. Faculty and student peers, and for exposure to U.S. academic and classroom culture..

To ensure that students succeed in their new academic environments, host institutions will offer tailored instruction on topics including academic research and writing, critical thinking, time management, note taking, and studying for and taking tests. Participants will live on campus with American peers.

Students will also be provided with opportunities to participate in up to ten hours of community service per semester. Additionally, an internship component will be offered to all academic-year participants during the academic component of the program. Internships will be related to each participant’s field of study and/or career plans.

Participants may be eligible for up to 4 weeks of intensive English Language instruction in the United States prior to the start of academic portion of their program.

Eligibility:

Scholarships will be granted to students who currently are enrolled in S-1 degree programs only, and have completed their first semester and up to their fifth semester of undergraduate study at an Indonesian university.

Applicants should demonstrate leadership potential through academic work, community involvement, and extracurricular activities.

Applicants must have minimum ITP/IBT TOEFL score of 500-score or IELTS 5.0 less than two years old. In some cases a personal interview by a fluent qualified Native English Speaker who can confirm that the nominee would be able to achieve that score when tested is acceptable. Candidates must also meet all the requirements of the institution where admission is being sought.

Preference will be given to those who have had little or NO experience in the U.S. or outside of their home countries.

Applications can be for either for one semester or two semesters based on nominee’s availability. No applications should be submitted for both one semester and full year programs.

Applicants are required to return to Indonesia after the completion of the one or two semester program.

Submission of Applications

An original application and two copies should be submitted to the address below by: November 1, 2011

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Gedung Balai Pustaka Lt. 6
Jl. Gunung Sahari Raya No. 4, Jakarta 10720
Tel. 021- 3452016

Applications are available at the AMINEF offices or can also be downloaded from AMINEF website at http://www.aminef.or.id

For additional information, contact infofulbright_ind@aminef.or.id.
We do not accept email applications. Hard copies must be sent or delivered to American Indonesian Exchange Foundation.

Loving you is always,

Intan Hamzah

NB: tahun ini TOEFL minimumnya 450 . yeay 😀

 
Leave a comment

Posted by on February 27, 2011 in Uncategorized

 

lalu aku disini

tersedak diantara debu jalanan. terduduk kadang tergeletak, mencari namamu di setiap plat nomor mobil atau motor yang lewat. aku memasang mata, mungkin di sisi kiri atau sisi kanan jalan, siapa tahu ketika mereka lewat, mereka membawa namamu serta.

tidak usah lengkap, paling tidak hanya inisial saja “D”.

lalu aku di sini, terhimpit diantara gerimis yang semu. sentuh hati yang telah lama lumutan, berharap aku menemukan bening mola matamu. menunggu, gerimis lewat, berpayung biru. tapi tak ada juga bola matamu.

aku rindu. tidak. euh. ya, aku rindu

kali ini aku menuliskannya tidak pakai titik. titik itu begitu rapuh. begitu emosional. bisa saja berubah, suatu saat. dan ketika waktu itu datang, aku menjadi labil. aku menjadi tidak punya keyakinan, aku tidak teguh, dan kemudian berubah menjadi upik abu.

ketika aku menuliskannya. perasaan ini menjadi begitu random. aku berharap diantara ke randoman ini, aku menemukan inisialmu di sana. sekali saja. nama yang membuat mataku susah terpejam ketika malam. nama yang selalu membuatku terjaga, walau tanpa cinta.

nama yang begitu membutakan.


 
Leave a comment

Posted by on February 26, 2011 in Uncategorized

 

surat cinta untuk kamu. kalau kamu mau.

Kenapa suka ini?suka itu? kamu sering bertanya.

Tidak ada alasan khusus, kalau saya suka, ya suka saja. Begitu pun kalau saya tidak suka, ya tidak suka saja. Kadang tidak ada alasan khusus. Suka buku, suka hujan, suka nonton, suka pakai high heels, suka pakai lipstick, suka pakai blush-on, suka pakai anting gede, suka warna merah muda, suka warna kuning, suka sore, atau suka kamu.

Suka. Ya, suka saja, tidak perlu alasan.

contohnya suka hujan, menurut saya hujan itu cerewet sekaligus bikin nyaman. Atau ke-cerewetan yang nyaman. Buktinya? Kegiatan tidur di hari hujan, nyaman sekali untuk dilakukan.

Sama halnya ketika ditanya, kenapa suka menulis? saya tidak bisa menjawab. Hanya diam saja, mengangguk-angguk, kemudian senyum-senyum sendiri. Saya pikir itu senjata yang paling ampuh, ketika tidak mau menjawab, atau memang tidak tahu jawabannya.

Maaf, saya memang tidak tahu. Serius.

Mula-mula dinikmati sendiri, lama-lama mulai suka pamer. Jujur, tulisan saya biasa-biasa saja. Prosesnya juga biasa-biasa saja, hanya dari tulisan pensil di dalam notes kecil yang sering saya bawa kemana-mana, kemudian saya pindahkan ke PC. Sesederhana itu.

Menulis itu seperti memindahkan rintik hujan ke dalam kertas. Kadang deras. Kadang rintik satu-satu. Kadang gerimis tipis-tipis. Butuh spasi atau tidakbutuh spasi sama sekali, untuk meninggalkan hening, setelah deras panjang. Terserah penulis-nya saja. Kalaupun, tak ada hening, silahkan pembaca mencipta ‘hening-nya’ sendiri.

Kamu, pembaca saya. Selalu setia. Bagaimana menurutmu?

Hujan, dan tulisan. Saya suka semua. Mereka cerewet. Tapi punya sisi hening. Mungkin itu jawabannya, kenapa saya suka tulisan: cerewet dan hening. Sama dengan cut siaran di radio yang pendek-pendek, tapi ada jeda iklan atau lagu. Dan tetesan hujan yang pendek-pendek, tapi ada hening panjang setelah derasnya berlalu.

Dan kamu. Saya suka. Karena kamu hening itu. Mencintaimu takbutuh spasi.

 
Leave a comment

Posted by on February 26, 2011 in Uncategorized

 

Menjadi Baik

Menjadi Baik

Menjadi baik, adalah seperti menyusun potongan-potongan harapan atas diri sendiri dan membuatnya tumbuh dengan kesabaran dari waktu ke waktu.Semakin bertambah umur, kita menyadari hidup memang tidak pernah memberi kita cukup waktu untuk menyesali apa-apa yg sudah lalu. Segala yg cukup berarti adalah apa yg terjadi dan kita miliki hari ini, saat ini; dan  kekuatan yg sesungguhnya adalah kemampuan untuk mempercayai ketegaran hati kita sendiri untuk melangkah maju, percaya bahwa kita cukup layak untuk menjadi lebih baik.

Dalam hidup yg baru sebentar ini, entah karunia atau nasib buruk untuk saya melihat begitu banyaknya rupa hati dan watak manusia, tertumpah ruah pada berbagai episode air mata dan gelak tawa hari ke hari. Bagaimanapun, setiap episode itulah yg harus disalahkan bila saya kini tidak lagi mampu melihat siapapun tanpa berjaga2, dan mulai penuh memahami sejujurnya mengapa banyak org meraih pencapaian2 mimpinya semata karena kemampuan mempertahankan arah pandang seperti ini dalam hidup.

Menjadi baik, memang tidak pernah sederhana sebenarnya. Eksekusinya mungkin tampak sederhana, tapi potongan2 hati dan kesungguhan gerak segenap kemampuan kita adalah apa yg menjadikannya lebih rumit dari yg tampak. Ketika niatan itu tidak bertemu penyoraknya, adalah mudah untuk mundur dan menyurutkan langkah kaki. Menjadi tidak peduli, sesungguhnya jauh lebih mudah, tdk perduli apapun yg dikatakan Paklik Freud dalam kajian2 psikologi.. 🙂

Bagaimanupun, dari hari ke hari, hati kita punya proses metaforsanya yg menjadikannya kuat dan dewasa. Jadi biarlah dia menemukan bentukannya yg meringankan. No need to worry though, karena siapapun juga yg layak berada di dalamnya, akan menemukan caranya untuk selalu punya tempat menetap.

anyway, notenya dibikin malem2, sbagai efek samping insomnia akhir2 ini yg terus2an. hehee,  but thanks for reading though 🙂

 

 
Leave a comment

Posted by on February 25, 2011 in Uncategorized

 

Transisi

saya sedang berada di sebuah masa yang saya namakan dengan masa “transisi”. masa dimana kau seakan diam di tempat. tidak bisa bergerak maju ke depan, ataupun mundur ke belakang. masa dimana, kau hanya bisa diam di tempat. mengalami masa transisi, adalah fase baru di dalam kehidupan saya. banyak keterkejutan yang saya alami di masa “transisi” ini, banyak hal yang akhirnya membuat saya berpikir ulang tentang banyak hal. menguraikan satu persatu perasaan-perasaan yang saya alami, menuliskannya di diary. banyak merenung. banyak cengeng. banyak meminta pendapat. banyak mendengarkan orang.

banyak mendengarkan diri sendiri.

masa “transisi” membuat saya banyak berdialog dengan diri sendiri. dalam beberapa hal, saya ini terlalu keras. kalau kata Papa saya, saya ini puting beliung, mungkin karena prinsip, suka menghancurkan sesuatu, sesuatu yang pakem. dan kadang saya bisa membangunnya kembali sesuai dengan apa yang saya inginkan, kadang pun tidak. yah, suka-suka saya saja. mendengarkan diri yang keras, mencoba menguraikannya, ternyata sulit. saya bertemu dengan benturan sana-sini, saya bertemu dengan bentuk-bentuk bangunan yang sudah saya bongkar dan sedang saya bangun ulang, dan sekarang sepertinya saya harus meninggalkannya dulu untuk sementara.

menghancurkan lebih gampang daripada membangun kembali. tetapi menghancurkan dasar yang sudah setengah dibangun, bukanlah perkara yang mudah. itu adalah perkara dimana kompromi memegang peranan utama.

ya, kompromi.

masa “transisi” yang sedang saya alami saat ini, tidak membawa saya bergerak maju atau bahkan mundur, melainkan tinggal di tempat.

supaya saya berjejak lebih dalam.

 
Leave a comment

Posted by on November 28, 2010 in Uncategorized

 

when it comes to a fight

I know right now he hates me so bad

Terlihat sangat jelas dari cara dia membalas chat, membuat status,atau membalas sms dia gak membaca ato memperhatikan apa yang gua tulis, boro2 mencoba untuk mengerti. Dia gak mengingat gw sebagai gw tapi sebagai apa yang ada di fikirannya; sok, blagu, stubborn, selfish, mau menang sendiri, semena2 dan semua yang jelek2 dalam waktu yang bersamaan. Tapi klo emang adanya gw begitu, well malang sekali anda sudah buang2 waktu dengan cewek kayak gini.

Sedih sih, tapi gw hanya menjawab apa yang dia tanya, he cut me waktu gw barubilang berapa kata, selanjutnya aku hanya menjawab apa yang kamu tanya,   yang mana kamu tidak membutuhkan jawaban, kamu udah punya jawaban sendiri dan berharap aku menjawab seperti itu.

I’ve said it’s enough, no more arguing. Kita gak akan pernah ngelihat satu benda yang itu sebagai warna yang sama. Karna ini masalah principle, you grew up with yours and so did i. susah payah aku nahan emosi biar kamu gak tersinggung, biarpada akhirnya kita bisa nerima perbedaan itu tapi tetep aja yang kamunganggepnya aku push kmu untuk setuju dengan aku as if I was saying “klo lo pacar gw, lo harus setuju dengan yang ini”. Whadd? No, man… banyak banget prinsip hidupnya yang kadang gak bisa gw terima dengan akal gw, bahkan ketika gw nyoba untuk merasionalisasikan semuanya tetep bisa kebantah .

Klo ternyata prinsip aku menyinggung kamu atau orang terdekat kamu, so what do you suggest me to do?? Betray myself??? This is not about Her, him, or them, it’s about us. aku minta maaf klo bikin kamu tersinggung, tapi seperti yang kita tahu “otak orang bukan kamu yang ngatur”

Sekarang kamu berfikir gimana unfair-nya aku dalam hubungan ini. Whatever, man… I’ve tried, I’ve tried… u’re a big guy, think what u wanna think, as u wish.

I still love u as u are, bukan sebagai kamu waktu itu. Semoga kamu juga, klo gak ya gapapa. That’s just how life works, selalu ada pertanda dalam setiap hal, better now than sorry.

XOXO

IMG_4104

 
Leave a comment

Posted by on July 25, 2010 in Uncategorized